Belajar Cara Kerja Komputer dan Assembler Menggunanakan NASM
Bagaimana Komputer Itu Bekerja?
Desimal ke Biner
Komponen Komputer
Apa yang harus kita konfigurasi pada mesin komputer kita?
Bagaimana Cara Kita Merancang Serangkaian Instruksinya “Hello Word!” Tadi?
1. Definisikan variabel di RAM yang diisi kata “Air”, dimana panjang hurufnya adalah 3 karakter
ditambah 1 karakter akhir kata (line feed). jadi total huruf di variable itu adalah 4 karakter (4 byte)
2. Pindahkan data alamat variable dari RAM ke register ECX
3. Pindahkan data sebanyak 4 karakter (4 byte) ke register EDX
4. Pindahkan kode operasi (operation code/opcode) 4 ke register EAX. Dimana opcode 4 ini adalah konstanta standar yg menandakan perintah bagi sistem untuk menulis (sys_write)
5. pindahkan kode operasi/opcode 1 ke register EBX. dimana opcode 1 ini adalah konstanta standar untuk pemanggilan sistem (syscall) untuk menampilkan ke layar monitor (stdout)
6. eksekusi system call interupsi (interrupt) 80h ke Kernel, agar kernel bisa meneruskan ke perangkat keras (hardware). 80h ini adalah konstanta standar
7. pindahkan opcode 1 ke register EAX, untuk memerintahkan system agar keluar dari serangkaian prosesnya (sys_exit)
8. pindahkan opcode 0 ke register EBX, untuk mengirimkan pesan tidak ada error (no-error).
9. panggil interrupt 80h agar program dijalankan oleh hardware melalui kernel
Rancangan Tadi Bisa ditulis dalam bentuk flowchart atau Pseudocode
Kalau INPUT - OUPUT Bagaimana?
Jadi Bahasa Pemrograman Itu Apa?
→ Adalah serangkaian instruksi untuk mengoperasikan perangkat komputer khususnya REGISTER dan INTERRUPT. Jenis instruksinya apa?
(1) instruksi INPUT (membaca data dari keyboard, mouse, transmisi input dari jaringan, dan perangkat input lain) dan menyimpan data tadi ke RAM (Random Access Memory),
(2) instruksi PROSES (operasi aritmatika, percabangan, perulangan, dan proses-proses lainnya) dan
(3) instruksi OUTPUT (menampilkan data ke monitor, printer, transmisi output jaringan dan perangkat output lainnya)
→ Dimana serangkaian instruksi tersebut bisa menggunakan standar bahasa mesin (low level language) atau bahasa tingkat menengah (middle level language) atau bahasa tingkat tinggi (hight level language)
- Low Level Language : Assembler/assembly
- Middle Level Language : C/C++
- Hight Level Language : Java, Python, Rust, .Net dsb
“Hello Word!” dengan Bahasa Tingkat Tinggi (python)
Apakah Bahasa Pemrograman Sesulit Ini? TIDAK !!!
1. Saat ini sudah berkembang bahasa pemrograman tingkat tinggi (Hight Level Language). Spt misalnya Python, Java, .Net, Typescript dsb.
2. Bahasa pemrograman tingkat tinggi adalah bahasa pemrograman yg mendekati bahasa manusia. Namun programmer masih membutuhkan desain/rancangan program yang berupa Algoritma, sebelum membuat program.
Bagaimana Teknik Menyusun Algoritma?















Komentar
Posting Komentar