Langsung ke konten utama

Pembelajaran jQuery

 


Apakah itu jQuery..?

Apakah Anda mengetahui apakah itu jQuery? JQuery merupakan library JavaScript yang akan meningkatkan kecepatan Anda dalam menciptakan website. Developer maupun pengguna yang masih awal belajar tentang pemrograman terkadang kesulitan memakai JavaScript lantaran sintaksnya yang terlalu rumit. Tetapi jQuery sanggup membantu Anda untuk lebih mudah memahami dan memakai JavaScript untuk proses pengembangan aplikasi web.

Pada dasarnya jquery mengkompres aneka macam baris kode ke pada sebuah fungsi sehingga kita tidak perlu menulis kemballi seluruh baris kode hanya untuk menyelesaikan satu pekerjaan.

 

Fungsi jQuery

Jadi apa fungsi jQuery? Singkatnya, fungsi jQuery merupakan sebagai library JavaScript yang akan membantu Anda mengatur hubungan antara JavaScript dengan HTML yang berjalan pada sisi klien.


Fitur Unggulan jQuery

JQuery merupakan library yang memiliki beberapa fitur unggulan, berikut beberapa fitur jQuery yang perlu Anda ketahui:

  • Manipulasi HTML/DOM
  • Manipulasi CSS
  • HTML Event Methods
  • Efek dan Animasi
  • AJAX
  • CSS3 Compliant
  • Cross-Browser

 

Kelebihan jQuery

Di dalam global open source, jQuery relatif menerima dukungan lantaran memiliki banyak kelebihan, seperti:

  1. Dapat berinteraksi baik dengan berbagai macam tipe bahasa pemrograman lain.
  2. Mendukung berbagai macam plugin, dan
  3. Membuat sebuah animasi dasar dengan sangat mudah.

 

Kekurangan jQuery

Meskipun mempunyai banyak kelebihan, jQuery juga mempunyai beberapa kekurangan:

  1. Perangkat lunak open source terkadang mempunyai beberapa masalah.
  2. Saat ini sudah banyak versi jQuery yang tersedia, ini berarti beberapa versi sudah tidak kompatibel dengan daripada yang lainnya.
  3. jQuery menyediakan fitur lightweight interface yang mungkin saja akan menimbulkan sebuah permasalahan di kemudian hari.

 

Contoh Menggunakan jQuery

Berikut codingan dibawah merupakan contoh penggunaan jquery

1
2
3
4
5
$(document).ready(function(){
  $("p").click(function(){
    $(this).hide();
  });
});
Codingan di atas digunakan untuk menyembunyikan elemen paragraph ketika di klik, berikut contoh lebih lanjutnya
<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
    <meta charset="UTF-8">
    <meta http-equiv="X-UA-Compatible" content="IE=edge">
    <meta name="viewport" content="width=device-width, 
    initial-scale=1.0">
    <script src="https://code.jquery.com/
    jquery-3.6.0.min.js" integrity="sha256-/
    xUj+3OJU5yExlq6GSYGSHk7tPXikynS7ogEvDej/
    m4="crossorigin="anonymous"></script>
    <title>Document</title>
</head>
<body>
    <p class="p1">
        Ini Paragraf Satu
    </p>
    <p class="p2">
        Ini Paragraf Dua
    </p>
    <script>
        $(document).ready(function() {
            $('p').click(function() {
                $(this).hide()
            })
        })
    </script>
</body>
</html>

Sebelum menggunakan jquery kita harus menginstal jquery terlebih dahulu ke dalam projek kita , saya menggunakan cdn untuk mengakses jquery dimasukan ke dalah tag head

1
 jquery-3.6.0.min.js" integrity="sha256-/
 xUj+3OJU5yExlq6GSYGSHk7tPXikynS7ogEvDej/m4="
 crossorigin="anonymous"></script>

Selanjutnya kita tuliskan scriptnya

1
2
3
4
5
6
7
<script>
    $(document).ready(function() {
        $('p').click(function() {
            $(this).hide()
        })
    })
</script>

Selanjutnya buat elemen htmlnya

1
2
3
4
5
6
<p class="p1">
    Ini Paragraf Satu
</p>
<p class="p2">
    Ini Paragraf Dua
</p>

jadi ketika di klik elemen paragraf , maka akan hilang atau di sembunyikan.

 

Demikian blog pembahasan jQuery dari saya, semoga bermanfaat..^_^


Referensi:

https://www.niagahoster.co.id/blog/jquery-adalah/

https://ridhosatriawans.wordpress.com/2021/09/28/jquery/ 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pembelajaran Dasar React Bagi Pemula

  Apa itu Reactjs? Reactjs adalah sebuah library yang dibuat oleh Facebook untuk membuat UI (user interface) pada Web Mobile juga. Banyak orang menyebutnya sebagai framework , namun secara teknis.. Reactjs bukanlah sebuah framework. Melainkan sebuah library untuk membuat UI.   Oke, mari kita coba membuat aplikasi dengan Reactjs pertama kita buat file html biasa dengan nama hello-world.html , di dalam body kita akan menampilkan teks. <! DOCTYPE html > < html > < head > < meta charset = "utf-8" /> < title > Belajar Reactjs </ title > < script src = "https://unpkg.com/react@16/umd/react.production.min.js" >      </ script > < script src = "https://unpkg.com/react-dom@16/umd/react-dom.production      .min.js" ></ script > < script src = "https://unpkg.com/babel-standalone@6.15.0/babel.min.js" >      </ script > </ head > < bod...

Penambahan Function Pop Up Edit Toko di NextJS

      Apa itu Next.js?  Next.js merupakan sebuah React framework yang dibentuk buat mengatasi kasus client-side rendering yang dimiliki React. Sebuah halaman website yang dibentuk memakai React ‘terasa ringan’ lantaran tampilan website sangat interaktif.  Selain itu, ketika data berubah, React menggunakan efisien akan mengupdate bagian menurut halaman website yang memang perlu diupdate tanpa perlu reload satu halaman penuh.  Untuk menerima itu seluruh, client wajib load seluruh file JavaScript sebelum konten halaman ditampilkan. apabila file JS relatif akbar maka ketika yang diperlukan buat load pertama kali pula sebagai lebih lama.  Masalah lain menurut client-side rendering merupakan SEO, terdapat kemungkinan web crawler berusaha mengindex halaman yang belum terselesaikan dirender sepenuhnya (lantaran ketika load yang lama). Dan menduga web tadi blank.  Kedua kasus diatas bisa diselesaikan menggunakan teknik pre-rendering. Yaitu ...

Pembuatan halaman Home dengan NextJS

      Apa itu Next.js?  Next.js merupakan sebuah React framework yang dibentuk buat mengatasi kasus client-side rendering yang dimiliki React. Sebuah halaman website yang dibentuk memakai React ‘terasa ringan’ lantaran tampilan website sangat interaktif.  Selain itu, ketika data berubah, React menggunakan efisien akan mengupdate bagian menurut halaman website yang memang perlu diupdate tanpa perlu reload satu halaman penuh.  Untuk menerima itu seluruh, client wajib load seluruh file JavaScript sebelum konten halaman ditampilkan. apabila file JS relatif akbar maka ketika yang diperlukan buat load pertama kali pula sebagai lebih lama.  Masalah lain menurut client-side rendering merupakan SEO, terdapat kemungkinan web crawler berusaha mengindex halaman yang belum terselesaikan dirender sepenuhnya (lantaran ketika load yang lama). Dan menduga web tadi blank.  Kedua kasus diatas bisa diselesaikan menggunakan teknik pre-rendering. Yaitu ...