Design Prototyping
Prototyping adalah salah satu metode pengembangan perangkat lunak yang banyak digunakan. Dengan metode prototyping ini pengembangan dan pelanggan dapat saling beriteraksi selama proses pembuatan sistem. Prototype mewaliki model produk yang akan dibangun, fungsionalitas, dan operasi sitem. Prototyping berguna sebagia alat untuk mendesign dan memperbaiki User Interface. Dalam pembuatan prototype perlu diterapakan UCD (User Centered Design).
Tujuan dari prototype yaitu:
· Exploring dan Experiment
Anda dapat menggunakan prototipe untuk mengeksplorasi masalah, ide, dan peluang dalam area fokus tertentu dan menguji dampak perubahan inkremental atau radikal.
· Learning and Understanding
Gunakan prototipe untuk lebih memahami dinamika masalah, produk, atau sistem dengan terlibat secara fisik dengan mereka dan memilih apa yang membuatnya bekerja atau gagal.
· Engaging, Testing, and Experiencing
Gunakan prototyping untuk terlibat dengan pengguna akhir atau pemangku kepentingan, dengan cara yang mengungkapkan wawasan yang lebih dalam dan pengalaman yang lebih berharga, untuk menginformasikan keputusan desain ke depan.
· Inspiring and motivation
Gunakan prototipe untuk menjual ide-ide baru, memotivasi dukungan dari pemangku kepentingan internal atau eksternal, atau menginspirasi pasar menuju cara berpikir dan melakukan yang radikal baru.
Tahapan pembuatan prototype :
1. Mengidenifikasi kebutuhan dari user akan sistem.
2. Designer mulai membuat prototipe.
3. User menguji prototipe dan memberikan saran dan kritikan.
4. Designer melakukan modifikasi sesuai dengan masukan dari user.
5. Designer mengembangkan versi produksi.
Kegunaan Prototipe
· Pembelajaran
Prototipe sering digunakan untuk membuat dua tipe pertanyaan “akankah dapat bekerja?”dan “sejauh mana dapat memenuhi kebutuhan pelanggan?” saat harus menjawabpertanyaan semacam ini, prototipe dilakukan sebagai alat pembelajaran.2.
· Komunikasi
Prototipe memperkaya komunikasi dengan manajemen puncak, penjual, mitra,keseluruhan anggota tim, pelanggan dan investor. Hal ini benar karena sebuah gambar,alat tampil tiga dimensi dari produk lebih mudah dimengerti dari pada penggambaranverbal, bahkan sebuah sketsa produk sekalipun.3.
· Penggabungan
Prototipe digunakan untuk memastikan bahwa komponen dari produk bekerja bersamaanseperti yang diharapkan. Prototipe fisik menyeluruh paling efektif sebagai alat penggabungdalam proyek pengembangan produk karena prototipe ini membutuhkan perakitan danketerhubungan fisik dari seluruh bagian dan sub-assembly yang membentuk sebuahproduk.4.
· Milestones
Dalam tahap pengembangan produk berikutnya, prototipe digunakan untukmendemonstrasikan bahwa produk yang telah mencapai tingkat kegunaan yangdiinginkan. Prototipe milestones menyediakan hasil nyata memperlihatkan kemajuan dandisiapkan untuk menjalankan jadwaI. Manajemen senior sering membutuhkan sebuahprototype untuk memperagakan fungsi tertentu sebelum memperbolehkan proyek tersebut diteruskan.
Berikut tampilan Design Prototyping bagian awal "Home" dari Wlijo:
Komentar
Posting Komentar